SSA

Foto saya
ME.. just a simple person who is searching for the meaning of life..some said life is hard..and some said life is easy.. for me life is what you make it become..it's really up to you to know how you want your life to be.. hopefully..i will...someday...can have the life that i have dreamed of.. I'm helpful, caring, quiet(Not So So), straightforward, friendly and i like to keep all my emotional to myself...

Isnin, 31 Januari 2011

Pregnant..

Lama aku tak update blog ni. Bebanan kerja yang semakin banyak dan bebanan kepala yang semakin merunsingkan.. Cecceceeee thah ape thah yang berat sangat gak nye tu..

EEmmmm aku ingat aku nak simpan je tapi ape salahnya berkongsi dengan blog sendiri.. Takde harap pun sesape nak baca blog ni, ada aku kesah hahhahaaa..

I'M PREGNANT...
WHAT...??

Yes.. Baru sebulan bernikah aku disahkan mengandung. Actually aku gembira sangat pada masa tu, tapi perpepsi aku berubah bila aku mengalami morning sickness yang teruk. Ya Allah aku je yang tahu bertapa aku tak bersemangat nak hidup. Hilang selera makan aku, setakat perut sakit sebab lapar aku dah tak kisah, yang aku tau aku nak melayan perasaan sedih aku yang dah tak bersemangat tu. Ape saja yang masuk dalam mulut pasti akan keluar balik, event seteguk air pun. See how sad..

3 bulan awal mengandung aku stress sangat, airmata tak sudah-sudah jatuh. Aku mudah menangis, sedih, cepat marah. Bila aku stress sangat aku mesti telepon mak aku cakap tak nak mengandung, aku dah tak tahan. Nasib baik mak aku tu suruh sabar banyak2, laalui sahaja benda tu semua. Aku macam hidup sebab aku ada nyawa je, tu yang aku rasa. Pergi keje, dah macam zombi (muka orang tak siap), balik keje dah macam baby, tido je lantakla nak runtuh rumah ke, nak bersawang ke, ada aku peduli..

Hubby pada awalnya banyak memberi sokongan, lama2 dia pun tak sabar sebab aku asek baring je. Dia balik kerja aku da tido. Kadang2 dalam sehari hanya 2 3 patah perkataan je yang keluar dari mulut aku. Aku tau dia boring, so kadang2 bila aku bercakap tu, aku bercakap kerana terpaksa @ merapu. Last2 angin dia tak baik, aku kena bebel, lagi aku stress. Aku pun nangis la lagi, ye la aku yang rasakan sakit pening tu semua..

Aku bertambah stress sebab hubby dah mula bising sebab aku langsung tak nak masak, mengemas dan lain2. Senang cerita semua kerja rumah sebagai seorang isteri memang aku tak laksanakan. Aku tau aku yang salah tapi kudrat dan semangat aku yang menghalang aku dari melaksanakan tugas. Phewww ayat aku kan, klu dah salah tu salah je la. Yela yela aku tau aku berdosa, maaf b. Satu hari b membebel kat aku, non stop. Aku tak tau nak cakap macam mana, aku dapat rasa badan aku menggigil aku rasa macam nak nangis dan jerit kuat-kuat. Aku tertekan yang aku rasa aku sendiri dah tak dapat fikir. Aku ambil panadol telan, mata aku pun terus layu dan tido dalam kebasahan airmata yang belom kering..

Masa berlalu, hanya airmata menjadi peneman peneman ketika hati rasa tak senang..

Sabtu, 15 Januari 2011

Perkembangan Usia Janin 3 Bulan

Perkembangan Janin Minggu ke-9

Pada minggu ini bilajenis kelaminnya laki-laki, di usia ini sudah bisa jelas dipastikan, sementara perempuan masih sesekali meragukan. Mulut dan hidung janin sudah terlihat dengan jelas. Tungkai dan lengan mulai tumbuh. Janin sudah boleh membuka dan menutup mulutnya, dan ia mulai berlatih melakukan gerakan menelan dan menghisap. Aktiviti menelan janin, rata-rata sebanyak 25 kali dalam satu jam. Tangan janin pun mulai bergerak bebas. Dalam erti, tak lagi tergantung pada gerakan tubuh. Sebentuk kuku pada setiap jari tangan dan kakinya muncul di minggu ini. Pada minggu ini janin memiliki panjang sekitar 39 mm dengan berat 20 gram. Pada minggu ini perut dan rongga dada sudah terpisah dan otot mata dan bibir atas terbentuk. Pembentukan kulit dan fungsinya berkembang menuju penyempurnaan.


Perkembangan Janin Minggu ke-10

Pada minggu ini jenis kelamin perempuan dapat teridentifikasi dengan jelas. Tulang sudah menggantikan kartilago (tulang muda). Diafragma memisahka jantung dan paru-paru dari perut. Otot leher terbentuk. Otak berkembang cepat dalam bulan terakhir ini sehingga proporsi kepala lebih besar dari pada tubuh. Sistem otot dan saraf sudah mencapai tingkat kematangan. Selain telah mampu pula mengirim dan menerima pesan dari otak. Dengan berfungsinya sistem saraf, janin sudah mampu melakukan gerak refleks. Bahkan kaki sudah mampu melakukan gerakan menendang. Pembentukan telinga berakhir. Janin telah mampu menekuk tangannya menjadi setengah kepalan.

Perkembangan Janin Minggu ke-11

Panjang tubuhnya mencapai sekitar 6,5 cm. Baik rambut, kuku jari tangan dan kakinya mulai tumbuh. Sesekali di usia ini janin sudah menguap. Organ seks luar sudah terbentuk, juga folikel-folikel rambut dan gigi. Bayi sudah dapat menelan cairan amnion dan mengeluarkannya kembali (kencing). Mata sudah terbentuk lengkap, jaringan tangan dan kaki tumbuh, meskipun belum disatukan oleh jaringan kulit. Gerakan demi gerakan janin kaki dan tangan, termasuk gerakan menggeliat, meluruskan tubuh dan menundukkan kepala, sudah bisa dirasakan ibu. Bahkan, janin kini sudah bisa mengubah posisinya dengan berputar, memanjang, bergelung, atau malah jumpalitan yang kerap terasa menyakitkan sekaligus memberi sensasi kebahagiaan tersendiri.

Perkembangan Janin Minggu ke-12

Ukuran Janin sekarang sekitar 8 cm. semua organ vital bayi sudah terbentuk. Dengan signal dari otak, otot akan merespons dan bayi sudah dapat menendang. Akhir trimester pertama, organ-organ tubuh bayi sudah terbentuk. rasa mual dan lelah anda biasanya sudah berkurang atau hilang. perkembangan selanjutnya akan terlihat pertumbuhan bayi (dan juga anda) yang semakin membesar. Janin usia tiga bulanakan mengalami cegukan,yang normal terjadi. Cegukan terjadi dengan frekuensi hingga 90 kaki cegukan dalam satu jam. Cegukan pada janin berfungsi untukmemperkuat otot-otot pada bagian organ pernafasan.
Bila diinginkan, di minggu ini pun bisa diagnosa penyakit keturunan semisal thalassemia dan sindroma Down, yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan Chorion Villus (CVS) guna memastikan ada-tidak kerusakan padakromosom. Caranya dengan mengambil sampel sel-sel plasenta yang bisa dilakukan secara transabdominal melalui perut atau leher rahim/transervikal. Kelainan kromosom dapat terjadi karena ada kelainan kromosom pada orang tua. Atau akibat pengaruh virus, bakteri, penyakit maupun zat berbahaya lain yang menyerang sel-sel embrio.